Tiba-tiba terasa sebuah rasa
Rasa yang patut untuk dirasa
Rasa yang membelenggu
Rasa ini adalah rindu
Ingin ku selalu berjumpa denganmu
Rasa dekat terasa saat kau memberi kecupanmu
Pada suatu muara yang haus akan rindu
Terenyuh hatiku terpikat akan pukaumu
Rindu yang belum tentu bertemu
Siapa aku?
Inginku kau memberi peluk itu padaku
Akan sebuah tanda restu
Sebuah tanda kau memberiku
Menerimaku sebagai orang yang mengenalmu
Sebagai orang yang mengecupku
Suasana hati pilu
Berkat itu aku yakini itu
Kau akan merestuiku
Sebagai orang yang dekat denganmu
Walau engkau jauh denganku
Wahai sang pengendali waktu
Dekatkan aku dengan beliau
Yang bagiku sebagai penyampai ilmumu
Seakan terasa penuh hidupku
Yang haus akan siramanmu
Yang rindu akan suaramu
Yang mampu menundukkanku
Yang melenyapkan celaku
Sebab engkau tiang besar yang menyeru
Menyerukan kebaikan setelah kekasihmu
Mengokohkan rumput yang layu

0 Comments