الفصل السابع : في إسرائه ومعراجه صلى الله عليه وسلم
Isra’ Mi’raj nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
مَوْلَايَ صَلِّ وَسَلِّمْ دَائِمًا أَبَدًا عَلىٰ حـَبِيْبِكَ خـَيْرِ الْخَلْقِ كًلِّهِمِ
Ya Tuhanku, limpahkanlah selalu rahmat ta’dhim dan keselamatan atas kekasih-Mu yang terbaik di antara seluruh makhluk.
يَا خَيْرَ مَنْ يَّمَّمَ الْعّافُونَ سَاحَتَهُ سَعْيًا وَّفَوْقَ مُتُوْنِ الْأَيْنُقِ الرُّسُمِ
Wahai sebaik-baiknya manusia dimana kediamannya menjadi tujuan para pencari kebaikan dengan berjalan kaki atau unta yang cepat berlari
وَمَنْ هُوَ الْأَيَةُ الكُبْــــرٰى لِمُعْتَبِرٍ وَمَنْ هُوَ الِنّعْمَةُ الْعُظْمٰــــى لِمُغْتَنِمِ
Dan wahai nabi nan jadi pertanda besar bagi pencari itibar Dan duhai nabi nan sebagai nikmat agung bagi orang yang ingin beruntung
سَرَيْتَ مِنْ حَرَمٍ لَيــــْلً إِلَىٰ حَرَمٍ كَمَا سَرَى الْبَدْرُ فِيْ دَاجٍ مِّنَ الظُّلَمِ
Sarayta min Haramin laylan ilaa Haramin Kamaa saral badru fī dājin minadh dhulami Dikala malam engkau berjalan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha Bagai purnama yang berjalan menembus malam gulita
وَبِتَّ تَرْقـــىٰ إِلىٰ أَنْ نِلْتَ مَنْزِلَةً مِنْ قَابِ قَوْسَيْنِ لَمْ تُدْرَكْ وَلَمْ تَرُمِ
Dan engkau terus naik di waktu malam hingga suatu tempat engkau gapai yaitu tempat sekira-kira tali busur dengan panahnya yang belum pernah dicapai dan diasa
وَقَدَّمَتْكَ جَمِيعُ الْأنْبِيَــــــــآءِ بِهَا وَالرُّسْلِ تَقْدِيَمَ مَخْدُومٍ عَلىٰ خَدَمِ
Para nabi dan utusan mempersilahkan anda di depan Laksana penghormatan pelayan kepada sang majikan
وَأَنْتَ تَخْتَرِقُ السَّبْعَ الطِّبَاقَ بِهِمْ فِيْ مَوْكِبٍ كُنْتَ فِيهِ صّاحِبَ الْعَلَمِ
Engkau tembus langit ketujuh bersama para rasul dan para nabi Dimana engkaulah pemegang bendera
حَتّٰى إِذَا لَمْ تَدَعْ شَأْوًا لِمُسْتَبِقٍ مِنَ الدُّنُوِّ وَلاَ مَرْقًى لِمُسْتَنِمِ
Hingga tak satu puncak kau sisakan bagi orang yang ingin mendahului Dan tidak pula menemukan tangga bagi pencari derajat tinggi
خَفَضْتَ كُلَّ مَقَامٍ بِاْلِإضَافَةٍ إِذْ نُوْدِيتَ بِالرّفْعِ مِثْلَ الْمُفْرَدِ الْعَلَمِ
Dibandingkan dengan derajatmu, derajat siapapun menjadi rendah semua Karena dengan khusus dipanggil namamu bak mufrad alam dalam kekhususannya
كَيْمَا تَفُوْزَ بِوَصْلٍ أَيِّ مُسْتَتِرٍ عَنِ الْعُيُونِ وَسِرٌّ أَيِّ مُكْتَتَمِ
Agar kau peroleh hubungan sempurna tertutup dari pandangan mata Dan rahasia nan tiada terbuka tersimpan dari makhluk tercipta
فَحُزْتَ كُلَّ فِخَارٍ غَيْرَ مُشْتَرِكٍ وَجُزْتَ كُلَّ مَقَامٍ غَيْرَ مُزْدَحَمِ
Kau kumpulkan semua kebanggaan keutamaan nan tak terbagi Kau lewati setiap derajat ketinggian hanya seorang diri
وَجَلَّ مِقْدَارُ مَا وُلِّيَتَ مِنْ رُتَبٍ وَعَزَّ إِدْرَاكُ مَا أُولِيْتَ مِنْ نِّعَمِ
Sungguh agung nilainya derajat yang kau dapati Sungguh jarang lagi langka dapatkan nikmat yang telah diberi
بُشْرَى لَنَا مَعْشَرَ اْلإِسَلَامِ إِنَّ لَنَا مِنَ اْلعِنَايَةِ رُكْنًا غَيْرَ مُنْهَدَمِ
Kabar gembira wahai golongan umat islam Karena kita punya tiang kokoh yang takkan roboh (Islam) atas pertolongan Allah SWT
لَمَّادَعَااللهُ دَاعِيْنَا لِطَاعَتِهِ بِأَكْرَمِ الرُّسْلِ كُنَّا أَكْرَمَ اْلأُمَمِ
Tatkala Allah panggil nabi pengajak kita karena ketaatannya kepada Allah Swt Dengan panggilan rasul termulia, maka jadilah kita umat yang paling mulia

0 Comments