مَوْلَايَ صَلِّ وَسَلِّمْ دَائِمًا أَبَدًا عَلىٰ حـَبِيْبِكَ خـَيْرِ الْخَلْقِ كًلِّهِمِ
Ya Tuhanku, limpahkanlah selalu rahmat ta’dhim dan keselamatan atas kekasih-Mu yang terbaik di antara seluruh makhluk.
فَإنَّ أمَّارَتِيْ بِالسُّوْءِ مَا اتَّعَظَتْ مِنْ جَهْلِهَا بِنَذِيْرِ الشَّيْبِ وَالْهَـرَمِ
Sungguh hawa nafsuku tetap bebal tak tersadarkan. Sebab tak mau tahu peringatan uban dan kerentaan.
وَلَا أَعَدَّتْ مِنَ الْفِعْلِ الْجَمِيْلِ قِرٰى ضَيْفِِ أَلَمَّ بِرَأْسِيْ غَيْرَ مُحْتَشَمِ
Nafsuku itu tidak pula mempersiapkan diri dengan amal baik untuk menjamu tamu yang bersemayam di kepalaku tanpa rasa malu.
لَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ أَنِّيْ مَا أُوَقِرُهٗ كَتَمْتُ سِرًّا بَدَا لِيْ مِنْه ُبِالْكَتَمِ
Jika saja aku tahu ku tak menghormati uban yang bertamu. Kan kusembunyikan dengan semir rahasia ketuaanku itu.
مَنْ لِّيْ بِردِّ جِمَاحٍ مِّنْ غَوَايَتِهَا ِكَمَا يُرَدُّ جِمَاحُ الْخَيْلِ بِاللُّجُم
Siapakah yang dapat mengembalikan nafsuku dari kesesatan? Sebagaimana kuda liar dikendalikan dengan tali kekang.
فَلاَ تَرُمْ بِالْمَعَاصِيْ كَسْرَ شَهْوَتِهَا إِنَّ الطَّعَامَ يُقَوِّيْ شَهْوَةََ النَّهِمِ
Jangan kau patahkan nafsumu dengan maksiat. Sebab makanan justru memperkuat nafsu si rakus pelahap.
وَالنَّفْسُ كَالطِّفْلِ إِنْ تُهْمِلْهُ شَبَّ عَلٰى حُبِّ الرَّضَاعِ وَإِنْ تَفْطِمْهُ يَنْفَطِمِ
Nafsu bagai bayi, bila kau biarkan ia akan tetap menyusu. Namun apabila engkau sapih, maka ia akan tinggalkan kebiasaan menyusu itu
فَاصْرَفْ هَوَاهَا وَحَاذِرْ أَنْ تُوَلِّيَهٗ إِنَّ الْهَوٰى مَا تَوَلّٰى يُصْمِ أَوْ يَصِمِ
Maka jauhkan nafsumu dari kenikmatan syahwati. Jangan biarkan ia berkuasa. Karena jika ia berkuasa ia akan membunuhmu atau paling tidak ia akan mencercamu.
وَرَاعِهَا وَهْيَ فِى اْلأَعْمَالِ سَائِمَةٌ وَإِنْ هَيَ اسْتَحْلَتِ الْمَرْعٰى فَلَا تُسِمِ
Gembalakanlah nafsumu dengan baik di dalam lapangan amal, karena jika ia tidak terkendali, maka engkau tidak akan bisa lagi menggembalakannya.
كَمْ حَسّنَتْ لَذّةً لِلْمَـــــــرْءِ قَاتِلَةً مِنْ حَيْثُ لَمْ يَدْرِ أَنّ السَّمَّ فِي الدَّسَمِ
Kerap ia goda manusia dengan kelezatan yang mematikan. Tanpa ia sadar akan racun yang terdapat dalam lezatnya makanan.
وَاخْشَ الدَّسَائِسَ مِنْ جُوعٍ وَّمِنْ شَبَعِ فَرُبّ مَخْمَصَةٍ شَرُّ مِنَ التُّخَمِ
Takutlah akan malapetaka yang tersembunyi karena lapar dan kenyang. Terkadang kelaparan lebih berbahaya dari pada kekenyangan.
وَاسْتَفْرِغِ الدَّمْعَ مِنْ عَيْنٍ قَدِ امْتَلَأَتْ مِنَ الْمَحَارِمِ وَالْزَمْ حِمْيَةَ النَّدَمِ
Deraikanlah airmata, dari pelupuk mata yang penuh noda dosa. Peliharalah rasa sesal dan kecewa karena dosa.
وَخَالِفِ النّفْسَ وَالشّيْطَانَ وَاعْصِهِمَا وَإِنْ هُمَا مَحّضَاكَ النُّصْحَ فَاتَّهِمِ
Lawanlah hawa nafsu dan setan durhaka, dan awasilah keduanya. Jika mereka tulus menasehati, maka engkau harus mencurigainya.
وَلاَ تُطِعْ مِنْهُمَا خَصْمًا وَلاَحَكَمًا فَأَنْتَ تَعْرِفُ كَيْدَ الخَصْمِ وَالْحَكَمِ
Janganlah engkau taat kepada nafsu dan setan, baik selaku musuh atau selaku hakim. Sebab engkau sudah tahu dengan nyata, bagaimana tipu dayanya seorang musuh maupun seorang hakim.
أَسْتَغْفِرُ الَّلهَ مِنْ قَوْلٍ بِلاَعَمَــلٍ لَقَدْ نَسَبْتُ بِهِ نَسْلً لِذِي عُقُمِ
Aku mohon ampunan kepada Allah atas perkara tanpa perbuatan, aku telah nisbahkan dengannya keturunan bagi yang mandul.
أَمَرْتُكَ الْخَيْرَ لٰكِنْ مَا أْتَمَرْتُ بِهِ وَمَا اسْتَقَمْتُ فَمَا قَوْلِى لَكَ اسْتَقِمِ
Engkau ku perintah lakukan amal kebaikan, namun aku sendiri enggan mengerjakannya. Maka tiada guna ucapanku agar kau berlaku benar.
وَلَا تَزَوَّدْتُ قَبْلَ الْمَوْتِ نَافِلَةً وَلَمْ أُصَلِّ سِوَى فَرْضٍ وَلَمْ أَصُمِ
Dan diriku tiada menambah bekal amal ibadah kesunahan, sebelum kematian datang. Dan tidak pula aku shalat dan puasa, kecuali hanya ibadah yang wajib saja

0 Comments